VoiceOver users please use the tab key when navigating expanded menus

Indonesia


Management Team

Bahasa| English

KOMISARIS

  • SITY LEO SAMUDERA

    Komisaris Independen

    Warga negara Indonesia, Sity Leo Samudera memiliki gelar Bachelor of Commerce di bidang akuntansi dari Australia National University, Canberra, Australia. Ia pernah menjadi President Director/Managing Director Barclays Capital Indonesia selama empat tahun. Dalam masa itu ia memimpin sejumlah kesepakatan penting dan membangun relasi nasabah di Indonesia.

     

    Sebelumnya, ia bekerja untuk berbagai bank termasuk Citibank, Chase Manhattan Bank, dan Deutsche Bank. Ia juga menjadi Direktur Perbankan Institusional ANZ dan bertanggung jawab membangun dan mengembangkan bisnis dan kemampuan perbankan institusional sebelum diangkat menjadi komisaris.

     

    Sity memperoleh persetujuan OJK atas pengangkatannya sebagai komisaris independen ANZ Indonesia pada 10 Oktober 2016 dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Edaran Pemegang Saham Bank sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank tanggal 27 Oktober 2016.

  • JUSUF ARBIANTO TJONDROLUKITO

    Komisaris Independen

    Warga negara Indonesia, Jusuf Arbianto Tjondrolukito mendapatkan gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada dan Master of Arts (MA) dari Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili Indonesia (STTRII). Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen sejak Juni 2008. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.

     

    Beliau memulai karier perbankannya di Citibank (1969- 1980), sebelum menjabat sebagai Managing Director di Bank Danamon (1980-1995), dan di Bank Delta sebagai Presiden Direktur.

     

    Jusuf pernah memangku jabatan Komisaris di Bank Danamon, Bank Dana Asia, dan Korean Exchange Bank Danamon hingga 1998, dan di PT Matahari Putra Prima Tbk pada 1999-2008.

     

    Jusuf juga merupakan arbiter Badan Arbitrase Nasional Indonesia dan anggota Certified Professional Coach (CLC).

  • HONG SWEE LAU

    Komisaris

    Hong Swee adalah banker senior dengan pengalaman lebih dari 28 tahun di industri finansial. Pengalaman Hong Swee termasuk Business Development, Manajemen Resiko dan Tata Kelola (Governance).

     

    Saat ini, Hong Swee yang menjabat sebagai Chief Risk Officer, bertanggung jawab untuk memastikan integritas finansial dan reputasi bisnis ANZ melalui manajemen dan tata kelola yang efektif terhadap resiko Bank (kredit, operasional, markets, likuiditas, reputasi, strategi dan permodalan) di berbagai negara, termasuk Singapura, Asia Tenggara, India dan Timur Tengah.

     

    Hong Swee bergabung dengan ANZ di tahun 2009 sebagai Chief Risk Officer di ANZ Taiwan sebelum menjadi Chief Risk Officer di ANZ China pada tahun 2013.

BOARD OF DIRECTORS

  • VISHNU SHAHANEY

    Presiden Direktur

    Vishnu Shahaney memulai perannya sebagai CEO Indonesia pada bulan Mei 2016. Dalam perannya sebagai pimpinan di Indonesia, Vishnu bertanggung jawab atas keseluruhan bisnis ANZ di Indonesia pada seluruh segmen nasabah perbankan Institusional dan Ritel.

     

    Vishnu telah memegang sejumlah posisi manajemen senior di bidang perbankan korporasi, institusional, transaction banking, dan manajemen risiko di Singapura, India, dan Australia.

     

    Sebelum ditugaskan di Indonesia, Vishnu tinggal di Singapura sejak tahun 2010. Vishnu juga memegang berbagai jabatan senior di Australia, termasuk State Manager, Corporate Banking, Victoria & Tasmania; Head of Risk for Corporate and Private Bank, Managing Director, Corporate Banking, Australia; and Managing Director (Acting) for Working Capital.

     

    Vishnu dianugerahi gelar “IBF Fellow” oleh Institut Perbankan dan Keuangan Singapura. Beliau menjabat sebagai Anggota Dewan di Asosiasi Perbankan di Singapura dan Anggota Dewan di Kamar Dagang Internasional Singapura dan Kamar Dagang Australia. Beliau juga terdaftar sebagai Anggota Dewan Penasehat di Curtin Business School’s Asia Business Centre dan Anggota Dewan di Australia-Indonesia Centre.

     

    Vishnu bergabung dengan ANZ Grindlays Bank di India sebagai Management Trainee pada tahun 1980 dan memiliki gelar sarjana, B.A. Economics (Hons.) dari Kolkata University dan gelar S2, Master of Business Administration (MBA) dari Melbourne Business School, Australia.

  • MARK FITZ-GERALD

    Wakil Presiden Direktur

    Mark Fitz-Gerald bergabung dengan ANZ Indonesia di bulan November 2016 dan saat ini merupakan Wakil Presiden Direktur dan Head of Client Coverage – Perbankan Institusional.

     

    Mark memiliki beragam pengalaman di posisi senior manajemen di berbagai bisnis mancanegara, Australasia, Timur Tengah dan Asia termasuk Indonesia. Setelah ditugaskan di beberapa negara, Mark ditunjuk menjadi Country Head untuk Citigroup di Selandia Baru pada tahun 2005. Pada tahun 2010, Mark bergabung dengan Westpac di Selandia Baru dimana Mark memegang berbagai posisi termasuk di perbankan Wealth dan Bisnis. Selain itu, Mark juga terlibat di berbagai aktivitas yang memiliki fokus pada perdagangan internasional dan pendidikan.

  • MUJUR TANDI

    Director

    Mujur Tandi memiliki gelar sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung, Indonesia.

     

    Mujur memulai karirnya di dunia perbankan di awal tahun 2000. Sebelum bergabung dengan PT Bank ANZ Indonesia di tahun 2008, Mujur memulai kariernya di Standard Chartered sejak tahun 2003. Di sepuluh tahun pertama karier perbankannya, Mujur terlibat aktif di bagian Resiko termasuk Credit Policy, Credit MIS, and Analytics & Modelling.Mujur bergabung dengan ANZ Indonesia sebagai Head of Credit Risk & Collection dan rotasi ke berbagai divisi Operasional seperti di Operasional Cabang, Operasional Transformasi dan Operasional Institusional.

     

    Mujur ditunjuk menjadi Chief Operations Officer di bulan Januari 2016 dan terpilih untuk duduk di jajaran Direksi sejak Januari 2018.

Ketentuan atas penyediaan semua produk dan layanan tunduk pada hukum dan peraturan negara Republik Indonesia dan ketentuan perijinan perbankan PT Bank ANZ Indonesia.
ANZ adalah bank yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.